Twente Dilarang Tampil di Kompetisi Eropa 3 Musim

Den Haag – FC Twente dijatuhi hukuman cukup berat oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB). Akibat praktik kepemilikan pihak ketiga, Twente mendapatkan denda dan dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa selama tiga tahun.

Twente, yang kini terdampar di urutan ke-16 Eredivisie, gagal menunjukkan detail kontrak kepemilikan pihak ketiga (third-party ownership/TPO) dengan perusahaan investasi yang berbasis di Malta, Doyen Sports Group.

Praktik kepemilikan pihak ketiga sendiri sudah dilarang oleh FIFA. Twente, yang terbukti bersalah, akhirnya menerima hukuman tersebut.

“FC Twente tidak akan mengikuti kompetisi antarklub Eropa dalam tiga musim ke depan dan dijatuhi denda sebesar 45.250 euro (sekitar Rp 695 juta),” demikian pernyataan KNVB.

Selain memberikan hukuman tersebut, KNVB juga mengancam mencabut izin tanding Twente, kecuali jika mereka mau bekerjasama dalam penyelidikan struktur klub mereka.

Twente sendiri sedang terlilit masalah keuangan. Dua kali poin mereka dikurangi pada awal tahun ini lantaran gagal memenuhi kriteria keuangan yang ditetapkan.

Praktik kepemilikan pihak ketiga sendiri sudah dilarang di beberapa liga, salah satunya di Premier League. Setelah melakukan diskusi panjang, pada 2008 lalu, mayoritas klub sepakat untuk melarang segala praktik kepemilikan pihak ketiga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *